Napas Religi dalam Karya Sastra

Dwi Rejeki
http://www.suarakarya-online.com/

Karya sastra bertemakan religi ternyata selalu dimintai pembaca. Paling tidak bisa dilihat dari hasil survei “Rumah Sastra” sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak khusus dalam bidang pengamatan karya sastra bernafaskan Islam, yang diadakan awal September lalu. Berdasarkan hasil survei dari 100 responden di Jakarta dan sekitarnya inilah Bentara Budaya mengusung agenda acara diskusi “Napas Religi Dalam Karya Sastra”, baru-baru ini. Continue reading “Napas Religi dalam Karya Sastra”

Mengapa Puisi Anak-anak Lebih Bening?

Dwi Rejeki
Suara Karya, 8 Okt 2011

BENARKAH membuat puisi itu sulit? Jika memang sulit, bagaimana mungkin anak-anak usia sekolah dasar atau bahkan anak-anak yang baru masuk sekolah menengah pertama sudah bisa membuat puisi puisi yang berkualitas?

Kenyatannya memang demikian. Anak-anak sekolah dasar dan mereka yang baru duduk di bangka SMP sudah pandai membuat rangkaian puisi. Kualitasnya pun layak dibanggakan, bisa jauh mengalahkan kualitas puisi-puisi yang diciptakan para seniornya, yakni anak-anak yang sudah menduduki bangku sekolah tingkat atas, bahkan anak-anak mahasiswa. Continue reading “Mengapa Puisi Anak-anak Lebih Bening?”