Histori dan Fiksi: Antara yang Direkam dan yang Dipercaya

Edi Sedyawati*
Kompas, 10 Feb 2007

PERGAULANKU akhir-akhir ini dengan ketoprak, suatu ragam teater populer tradisional Jawa, menarikku kembali kepada suatu masalah dalam dunia pembentukan teks, yaitu ruang-ruang perkaitan antara histori dan fiksi.

Histori, atau sejarah, sebagaimana dipahami dalam ranah ilmu pengetahuan, adalah suatu bidang ilmu yang mengkaji kejadian-kejadian masa lalu beserta para pelaku dan berbagai konteksnya, dengan menggunakan sumber-sumber data secara kritis. Continue reading “Histori dan Fiksi: Antara yang Direkam dan yang Dipercaya”

Bakti Seorang Putri [Sekar Pembayun]

Edi Sedyawati
http://majalah.tempointeraktif.com/

SEORANG raja, Panembahan Senapati, memberikan tugas kenegaraan kepada putri sulungnya, Sekar Pembayun. Dengan daya pikat kewanitaannya, putri ini harus menaklukkan seorang pemberontak yang tangguh: Ki Ageng Wanabaya dari Mangir. Si putri dan pengiringnya lalu turun ke Mangir, menyamar sebagai penari keliling. orang-orang tertarik. Bahkan Ki Ageng Mangir sendiri terpikat, dan Sekar Pembayun dipersuntingnya. Continue reading “Bakti Seorang Putri [Sekar Pembayun]”