CERITA RAKYAT DAN STRUKTUR SOSIAL

Aprinus Salam *

Kalau mau tahu cara berpikir dan struktur sosial serta relasi-relasi suatu masyarakat, maka pelajari dan pahamilah cerita rakyat tradisionalnya. Kita tahu bahwa nilai-nilai, norma, dan kemungkinan mitos-mitos masih diwariskan dalam cerita tradisionalnya. Cerita-cerita itu sering menjadi pedoman masyarakatnya dalam kehidupan sehari-hari, baik pedoman dalam praktik berpikirnya maupun pedoman dalam praktik sosial. Pada masanya, cerita rakyat itu dibuat sebagai sesuatu struktur mental yang pada gililirannya menstrukturasi struktur masyarakatnya. Continue reading “CERITA RAKYAT DAN STRUKTUR SOSIAL”

MENYOGYAKAN MODERNITAS

Aprinus Salam *

Ketika membayangkan Yogya tempo dulu, sebetulnya kita membandingkannya dengan Yogya kini, dan sekaligus memperkirakan apa yang akan terjadi dengan Yogya pada masa yang akan datang. Paling tidak ada tiga hal yang perlu diidentifikasi berkaitan dengan perbandingan tersebut. Pertama, bagaimana kondisi masyarakat dan kegiatannya, kedua, bagaimana kondisi fisik/infrastruktur yang menjadi arena masyarakat Yogya, dan ketiga, bagaimana nilai-nilai yang menjadi “mediasi” antara masyarakat dengan lingkungan hidupnya. Continue reading “MENYOGYAKAN MODERNITAS”

DUA KECELAKAAN NABI SULAIMAN AS DALAM BERPOLITIK

Imam Nawawi *

Opini ini adalah inti sari tafsir al-Quran Jalalain tentang ayat 30-35 surat Shad. Sebelumnya, saya ingin menegaskan satu prinsip utama: berpolitik tidak untuk membela agama. Tapi berpolitik untuk menjalankan agama.

Nabi Sulaiman alaihis shalatu was salamu dijadikan percontohan oleh Allah, betapa keinginan berjihad melawan musuh-musuh Islam tidak dapat dibenarkan jika mengabaikan perintah agama yang lain, seperti mengerjakan shalat Ashar. Continue reading “DUA KECELAKAAN NABI SULAIMAN AS DALAM BERPOLITIK”