Sepasang Wisatawan Tiba-tiba Tak Bernyawa Setelah Bermalam di Sebuah Desa

Fatah Anshori

“Tapi aku sudah tujuh belas kali mendengar suara orang menyapu pada pukul tiga dini hari di rumah tua itu,” Mara dengan hati-hati memilah jalan di pematang sawah yang agak licin. Sepasang kaki indah itu seolah sudah terbiasa dengan jalanan di pematang sawah yang becek dan sedikit licin itu. Aku berjalan di belakangnya mengikuti ke mana ia akan pergi petang itu. Langit sudah tampak merah-merah kelabu, sesekali Camar-camar itu terbang melintas di atas kepala kami. Dan aku ingat kata-katanya barusan. Continue reading “Sepasang Wisatawan Tiba-tiba Tak Bernyawa Setelah Bermalam di Sebuah Desa”