Sajak-Sajak Firman Nugraha

http://lampungpost.com/
Syal Kesaksian
-pani

Mungkin syal ini paling lirih dengan bisunya
mendapatimu duduk bersama senja. Aku cemburu
Tapi gerimis masih saja berbaris menguncupkan bunga
Padahal ia tak pernah berjanji pada bumi yang ingin basah
juga nurani yang hendak menorehkan sejarah
Fajar memerah, namun syalku tak lantas marah
Diredamnya deru darahku. Dihempasnya harum namamu Continue reading “Sajak-Sajak Firman Nugraha”

Sastra Hijau

Firman Nugraha *
newspaper.pikiran-rakyat.com

SEJAK awal, alam telah menjadi bagian dari sastra. Ini terbukti dengan tidak sedikitnya sastrawan, khususnya dari kalangan penyair, yang menggunakan diksi hutan, laut, pohon, dan lain-lain dalam karya mereka. Namun seiring perkembangan, sastra telah banyak mengalami perubahan, begitu juga alam. Kedua elemen yang tak terpisahkan ini seakan selalu berjalan beriringan. Sastra tempo dulu adalah wajah alam masa lalu dan sastra sekarang adalah wajah alam masa kini. Sastra membutuhkan alam sebagai inspirasinya, sedang alam membutuhkan sastra sebagai alat konservasinya. Continue reading “Sastra Hijau”