Sikap Puisi dalam Dimensi Ruang Publik

Fransisca Dewi Ria Utari
Jurnal Nasional, 29 Maret 2009

DALAM buku Demonstran Sexy, Binhad Nurrohmat melawan kecenderungan puisi mutakhir.

Sebagai bagian dari karya seni yang diciptakan manusia, sastra tidak pernah kehilangan persediaan persoalan untuk diungkapkan. Sepanjang manusia tetap ada, sastra akan tetap muncul sebagai bagian dari perjalanan sejarah manusia. Namun sejarah juga mencatat beragam perubahan yang dilakukan manusia. Lantas apakah posisi sastra—dalam hal ini pelakunya—juga ikut berubah atau menetap. Continue reading “Sikap Puisi dalam Dimensi Ruang Publik”