Belajar Memungkinkan Kreativitas

Hasan Aspahani *
tanjungpinangpos.id, 18 Feb 2018

TAK banyak penyair Indonesia yang menurut saya sudah punya rumah dengan alamat yang pasti di negeri puisi Indonesia. Di antara yang tak banyak itu adalah Sutardji Calzoum Bachri. Ketika kritikus Dami N Toda berkata Chairil adalah ibarat mata Anda yang kanan, maka Sutardji adalah Anda yang kiri, maka menurut saya, dia telah memberi isyarat yang gampang ditangkap: dimanakah rumah dan alamat Sutardji. Continue reading “Belajar Memungkinkan Kreativitas”

Menyelidik Karya Sastra seperti HB Jassin

Hasan Aspahani *
Kompas, 9 Juni 2018

Ketika Universitas Indonesia menganugerahi gelar doktor honoris causa, pada 14 Juni 1975, HB Jassin menerima dengan khawatir. Gelar kehormatan dari perguruan tinggi—lembaga dengan otoritas ilmiah itu—jelas bernilai dan bermuatan akademis. Justru itulah yang dikhawatirkan olah Jassin, kekhawatiran yang bercabang ke dua arah. Continue reading “Menyelidik Karya Sastra seperti HB Jassin”

Inspirat Al-Nafis

Hasan Aspahani
batampos.co.id

AKA baginda pun menyuruh Punggawa Bakak menebas Pulau Penyengat Indera Sakti itu cucikan kerana Punggawa itu dia duduk di Penyengat ada empat lima buah rumah. Maka apabila sudah cuci Pulau Penyengat itu ditebas. Maka baginda pun membuat istana dengan kota paritnya dengan masjid balairungnya. Adalah yang memerintahkan segala pekerjaan itu Encik Kaluk bin Encik Suluh peranakan Bugis. Maka tiada berapa antaranya selesailah pekerjaan itu. Maka apabila selesai Pulau Penyengat itu jadi negeri tempat kerajaan maka baginda pun memindahkan paduka adinda Engku Puteri yaitu Raja Hamidah isterinya, ke istana Pulau Penyengat dengan orang baiknya dan anak raja seratanya. Continue reading “Inspirat Al-Nafis”