Geguritan Bali sebagai Warisan Budaya Dunia….

I Nyoman Gede Sugiharta
http://www.balipost.co.id/

GEGURITAN, yang merupakan salah satu bentuk prosa Bali yang terikat perpajakan pupuh, dalam khazanah sastra tradisional dikategorikan sebagai sekar alit (bunga kecil). Sementara kakawin (karya sastra Jawa Kuna) disebut sekar agung (bunga besar). Pengkategorian ini, kalau dicermati, di dalamnya mengandung unsur ”menganggap enteng” geguritan. Saya banyak diberitahu oleh beberapa ”guru-guru”, juga lewat bacaan-bacaan yang tersedia, bahwa geguritan adalah batu pijakan untuk memasuki sastra besar (sekar agung), yaitu kakawin. Dengan kata lain, kakawin ”lebih tinggi” dari geguritan. Continue reading “Geguritan Bali sebagai Warisan Budaya Dunia….”