Menunggu Kawan

Imam Wahyudi
http://www.lampungpost.com/

AKU sedang menunggu kawan, sementara itu hujan turun dengan lebatnya. Air bagai dimuntahkan dari langit. Jatuh ke bumi, menerpa atap-atap seng dan benda-benda lainnya, menimbulkan suara gemeretak yang memekakan telinga. Sesekali angin berkesiut kencang, menerbangkan sampah-sampah ringan dan ranting-ranting kering. Banyak pula pepohonan, papan reklame, dan tiang-tiang kecil berjatuhan, tersapu gemulai sang angin. Continue reading “Menunggu Kawan”