Sejarah dan Kekerasan: Membongkar Kenangan Pahit

Indira Permanasari
Kompas, 18 Juli 2008

”APA peristiwa sejarah Indonesia yang Bapak anggap penting dan paling diingat?” Tanpa jeda waktu lama, Wayan Tinggal menjawab pertanyaan tersebut. ”G 30 S (Gerakan 30 September) tahun 1965. Tetangga saya di Klungkung dibawa orang, saya melihatnya. Rumahnya terus dibakar,” kata sopir taksi di Sanur, Bali, ini. Continue reading “Sejarah dan Kekerasan: Membongkar Kenangan Pahit”

Kronik Keindonesiaan: Pesawat Emas yang “Menerbangkan” Keindonesiaan Nun…

Indira Permanasari
Kompas, 17 Okt 2007

Kisah pengumpulan emas dari masyarakat untuk mendukung tetap berdirinya Republik Indonesia tercinta ternyata tak hanya terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam. Masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) punya kisah serupa dan kini jadi bagian dari kronik—catatan sejarah—keindonesiaan kita.

Pada tahun 1948, masyarakat Aceh berhasil mengumpulkan emas setara 20 kilogram. Emas itu kemudian dibelikan Pesawat Dakota yang diberi nama Dakota RI-001 Seulawah. Seulawah sendiri berarti “Gunung Emas”. Continue reading “Kronik Keindonesiaan: Pesawat Emas yang “Menerbangkan” Keindonesiaan Nun…”

Balai Pustaka 90 Tahun: Si Tua yang Ingin Lahir Kembali

Indira Permanasari
Kompas, 22 Sep 2007

SEPI. Di dalam ruangan toko buku yang penuh sesak dengan rak itu tidak tampak satu pengunjung pun. Keasyikan beberapa staf pengurus toko yang sedang berbincang-bincang tiba-tiba terusik ketika pintu kaca dibuka. Tak lama kemudian mereka melayani permintaan akan beberapa buku dengan senang hati. Sebagian rak berisi buku yang kertasnya sudah kekuningan. Continue reading “Balai Pustaka 90 Tahun: Si Tua yang Ingin Lahir Kembali”