Merawat Mata Air Peradaban Orang Melayu

J Anto
analisadaily.com, 3 Des 2016

Kegelisahan sejumlah seniman Melayu diaspora di Jakarta atas nasib Ronggeng Deli, mendorong mereka melahirkan sebuah gerakan ‘perlawan­an’ budaya lewat revitalisasi Ronggeng Deli. Kenapa Ronggeng Deli?

“Dalam konteks kekinian, sangat banyak kepentingan hadirnya kesenian Ronggeng Deli, yang disebut oleh etnomusikolog Rizaldi Siagian sebagai kesenian cerdas, karena Ronggeng menyaratkan, tidak sekedar citarasa seni, tapi juga kecanggihan intelektual,” ujar Kepala Anjungan Sumut di TMII Jakarta, Tatan Daniel. Continue reading “Merawat Mata Air Peradaban Orang Melayu”

Bersastra dari Rumah ke Rumah

J Anto

SEORANG Penyair, cerpenis juga novelis senior Sumut, Damiri Mahmud pernah merasakan kesunyian hati saat tak diajak ngopi. Saat itu ia masih berstatus penyair pemula. Sastrawan senior pada zamannya bisa dibilang angker. Pada 1970-an ia pernah bertandang ke harian Analisa, bertemu sejumlah sastrawan senior. Di tangga gedung, saat mau ngopi, mereka berlalu begitu saja. Tak ada yang menawari ikut. Tapi ia mengaku tak sakit hati. Continue reading “Bersastra dari Rumah ke Rumah”