Silang Pandang Javasranang

Kukuh Yudha Karnanta*
http://www.jawapos.com/

Jika ada pertanyaan peristiwa dan implikasi kultural apakah yang paling mencederai etnis Jawa akibat koloniasasi Belanda, jawabannya bukan sistem tanam paksa serta sikap ambivalensi atau mimikri sebagai etnis terjajah seperti banyak disebut dalam kajian postkolonial mainstream di Indonesia, melainkan ”raib”-nya satu generasi etnis Jawa yang dipaksa berpindah ke benua lain pada 9 Agustus 1890. Continue reading “Silang Pandang Javasranang”

Mashuri, Menulis untuk Mengisi Hidup

Kukuh Yudha Karnanta
surabayapost.co.id

Sehabis sekolah, Mashuri muda mengayuh sepedanya menuju perpustakaan daerah di kota Lamongan. Jarak 15 km dari sekolahnya tak membuatnya merasa lelah. Ia harus mencari buku-buku yang harus dibacanya karena di sekolah dan pesantrennya tidak menyediakan buku yang diharapkan. Demi mendapatkan buku bacaan itu, Mashuri muda juga rela membolos mengaji di PP Salafiyah Wanar dan PP Ta’sisut Taqwa, Galang, Lamongan. Continue reading “Mashuri, Menulis untuk Mengisi Hidup”

Seni Mengkritik Rokok*

Kukuh Yudha Karnanta
http://ahmad-sujai.blogspot.com/

Banyak aktivis melakukan aksi kritis terkait rokok dan tembakau, tapi tak banyak yang benar-benar berpikir kreatif dalam aksinya.

Sosok Sujai (S Jai) adalah salah satu dari sedikit aktivis yang melakukan kampanye secara inovatif. Ia bukan hanya tahu dan hafal, lebih dari itu, ia mengerti, paham, dan mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang rokok dan tembakau sebagai inspirasi karya kreatif seni teater. Continue reading “Seni Mengkritik Rokok*”