YANG PALING PENTING

Lan Fang
Pikiran Rakyat, 17 Mei 2008

Di rumah. Hujan. Di teras. Duduk. Air jatuh satu-satu dari bibir genting. Menciprati lantai. Menggenangi rumput. Susul menyusul. Menjadi bunyi yang paling sepi.

Kamu suka musik klasik atau musik jazz?” tanyamu, seakan-akan itu adalah pertanyaan penting. Padahal, itu tidak penting. Karena aku punya pertanyaan lain yang lebih penting untukmu. “Kamu suka hujan waktu pagi hari atau sore hari?” Ini pertanyaan penting untukku. Tetapi aku tahu bahwa itu pertanyaan yang tidak penting menurutmu. Continue reading “YANG PALING PENTING”

Budi Darma dan Pisau Bermata Dua

Lan Fang *
Kompas, 20 Jan 2008

MENANDAI 70 tahun kiprah Budi Darma di belantika bahasa dan sastra—juga seni dan budaya—Universitas Negeri Surabaya bekerja sama dengan JP Books menerbitkan Bahasa, Sastra dan Budi Darma.

Bila selama ini Budi Darma dikenal piawai menjungkirbalikkan tokoh-tokohnya dalam Olenka, Orang- Orang Bloomington, dan prosa-prosanya yang lain. Tetapi di dalam buku ini, ia tampil sedikit berbeda. Continue reading “Budi Darma dan Pisau Bermata Dua”

Lan Fang “Kartini” Surabaya di Dunia Sastra

Syamsiar Hidayah
suarakarya-online.com

Meski telah meninggal dunia beberapa bulan lalu, nama Lan Fang, masih serng disebut-sebut. Bahkan karya sastranya terus bermunculan di media massa. Utyu membuktikan banyak pecinta Lan Fang di negeri ini. Bahkan dr Ananto Sidohutomo, dokter yang pernah merawat wanita Surabaya yang setia menggeluti dunia sastra itu, kini makin menyukai karya sastra Lan Fang. Continue reading “Lan Fang “Kartini” Surabaya di Dunia Sastra”

Sastra China: Bangkit dari Mati Suri

Lan Fang, Anung Wendyartaka
Kompas, 2 Juni 2008

DUA minggu lalu, tepatnya tanggal 13 Mei, adalah peringatan 10 tahun reformasi. Imbas positif dari gerakan reformasi yang mengorbankan nyawa beberapa mahasiswa Trisakti, Jakarta, ini bagi masyarakat di Indonesia adalah dibukanya keran-keran kebebasan berekspresi bagi seluruh elemen masyarakat yang selama ini sempat dibungkam oleh pemerintahan Orde Baru. Continue reading “Sastra China: Bangkit dari Mati Suri”