Mungkinkah Sastra dan Bahasa Sunda Bangkit?

Linda Sarmili
http://www.suarakarya-online.com/

Dalam rangka mengaktualisasikan kembali sastra dan bahasa Sunda – yang selama ini dinilai terancam punah – digelarlah baru-baru ini Kongres Bahasa dan Sastra Sunda di Cibulan, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kongres tersebut menghadirkan sejumlah pemerhati sastra dan bahasa Sunda dari seluruh daerah Jawa Barat, Banten, dan Jakarta, juga hadir komunitas masyarakat pecinta sastra dan bahasa Sunda dari berbagai daerah. Hadir dalam kesempatan itu pengurus lembaga sastra dan bahasa Sunda, juga budayawan sekaligus praktisi bahasa Sunda Ayip Rosidi. Continue reading “Mungkinkah Sastra dan Bahasa Sunda Bangkit?”

Novel Pop, Benarkah Novel Hiburan?

Linda Sarmili
http://www.suarakarya-online.com/

Agak susah juga melacak kembali kapan istilah novel pop di negeri kita dimulai. Sesudah sukses novel Marga T “Badai Pasti Berlalu” serta “Karmila” dan “Cintaku Di Kampus Biru” dari Ashadi Siregar yang juga sukses di filmkan, rasanya istilah pop itu begitu saja mulai digunakan untuk menggolongkan novel novel hiburan semacam itu sebagai novel pop. Bahkan kemudian setiap novel hiburan – tidak peduli mutunya macam apa – disebut juga novel pop. Continue reading “Novel Pop, Benarkah Novel Hiburan?”

Ketika para Seniman Mencermati Acara Hiburan di Teve

Linda Sarmili
http://www.suarakarya-online.com/

Baru-baru ini, Departemen Susastra dan Pusat Penelitian Kajian Budaya (PPKB) Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (FIB-UI), mengadakan seminar bertajuk “Anak dan Televisi” di auditorium Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Depok.

Dimoderatori Sunu Wasono, staff pengajar FIB-UI, sesi pertama yang sangat singkat ini menghadirkan Riris K. Toha Sarumpaet (Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya & Pengajar Pengkajian Cerita Anak), Paulus Wirutomo (Sosiolog), dan Eko Handayani (Psikolog) sebagai pembicara. Continue reading “Ketika para Seniman Mencermati Acara Hiburan di Teve”