Mengembalikan Aras Kebudayaan

M Abdul Rohim *
http://www.seputar-indonesia.com/

KEBUDAYAAN yang berasal dari kata budhidan dayamerupakan inti dari kehidupan manusia.Manusia disebut sebagai hewan yang berakal.

Pancaran dari akal adalah budhi yang merupakan nukleus dari kebudayaan. Dalam konteks ini seseorang bisa disebut manusia jika memiliki kebudayaan. Manusia dan kebudayaan menjadi satu tubuh yang tak bisa dibedakan.Kebudayaan adalah ruh dari manusia. Continue reading “Mengembalikan Aras Kebudayaan”

Citra Wanita dalam Pamflet

M Abdul Rohim
http://suaramerdeka.com/

PERBINCANGAN soal perempuan acap meninggalkan kesan manis sekaligus tragis. Manis karena perempuan penuh daya tarik. Tragis karena perempuan sering dilingkupi peristiwa mengenaskan; pemerkosaan, pengerdilan, kekerasan, penganiayaan, hingga komodifikasi.

Perempuan dijadikan komoditas, tubuh perempuan diperebutkan. Beberapa figur perempuan diboyong politikus untuk mengikuti pemilihan kepala daerah. Sebagian besar di antara mereka adalah artis. Itu menimbulkan tanda tanya dan tanda seru. Pujian, cercaan, dan kecurigaan menggenang dalam ?kubangan? masyarakat. Itu dianggap wajar, karena publik telah mengetahui sepak terjang sang artis. Publik merasa punya kedekatan dengan sang artis. Continue reading “Citra Wanita dalam Pamflet”