Sejarah Kota: Menanti Senyum Ratu dari Timur…

M Hilmi Faiq, Runik Sri Astuti, M Burhanudin
Kompas, 16 Sep 2008

UPAYA menghidupkan kembali kawasan Kota Tua di Jakarta Utara telah dimulai 40 tahun silam. Akan tetapi, kondisi kawasan seluas 649 hektar yang membentang dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Kampung Luarbatang di utara, dan Jalan Petakbaru dan Jembatanbatu di selatan itu hingga kini masih karut-marut.

Sebagian besar bangunan tampak kumuh tak terurus. Warisan sosial budayanya pun nyaris tenggelam. Continue reading “Sejarah Kota: Menanti Senyum Ratu dari Timur…”

Memudar di Tengah Kepungan Budaya Kota

M Burhanudin
http://kompas.co.id/

Adoh ratu cedhak watu, jauh dari raja dekat dengan batu. Kalimat tersebut cocok untuk menggambarkan eksistensi Banyumas atau wong Banyumas. Secara politik, tak pernah ada raja yang berkeraton di wilayah yang dikelilingi pegunungan ini, yang ada hanya adipati.

Ba ny u m a s ?sekarang kabupaten di Jawa Tengah? menjadi sebuah daerah perdikan dan negeri ?mancanegara?, baik pada masa Majapahit dan Mataram (Jawa) maupun Pajajaran (Sunda). Continue reading “Memudar di Tengah Kepungan Budaya Kota”