Teologi Citra Tuhan, Ibnu Arabi (Bagian III)

Karya: Masataka Takeshita
Penerjemah: M. Harir Muzakki *

Selanjutnya al-Ghazali menjelaskan konsep tentang “kedekatan” (qurb), yang berhubungan dengan tingkat kesempurnaan (kamal). Seorang yang lebih sempurna menjadi, orang yang lebih dekat dengan Kesempurnaan Absolut, yaitu Tuhan. Dia berada di tingkat eksistensi sesuai dengan tingkat kesempurnaan. Eksistensi-eksistensi itu dibagi ke dalam dua tingkat: hidup dan mati. Keadaan hidup lebih sempurna dari keadaan mati. Continue reading “Teologi Citra Tuhan, Ibnu Arabi (Bagian III)”

Teologi Citra Tuhan, Ibnu Arabi (Bagian II)

Karya: Masataka Takeshita
Penerjemah: M. Harir Muzakki *

Ruzbihan Baqli Shirazi

Rusbihan Baqli Shirazi adalah seorang Sufi Persi akhir abad 12. Dia memiliki tradisi mistik cinta yang dikatakan oleh Corbin “fideles d’amour.”31 Bukunya, Sharh’i Shatiyat merupakan karya terkenal untuk melestarikan tulisan-tulisan dan kata-kata al-Hallaj dan penafsiran pemikiran al-Hallaj yang seringkali sulit difahami. Continue reading “Teologi Citra Tuhan, Ibnu Arabi (Bagian II)”

Teologi Citra Tuhan, Ibnu Arabi (Bagian I)

Karya: Masataka Takeshita
Penerjemah: M. Harir Muzakki *

BAB I

Filsafat manusia Ibn ‘Arabi bercirikan konsep “Manusia Sempurna” yang disimbolkan Adam, yang Tuhan menciptakan sesuai dengan citra-Nya sebagai khalifah-Nya di muka bumi. Ciri khas utama dari antropologinya adalah faham antroposentris yang terletak pada sisi ontologi. Dia menggunakan beberapa tema dan pembahasan yang lazim bagi sufi masa awal. Continue reading “Teologi Citra Tuhan, Ibnu Arabi (Bagian I)”

Ibn ‘Arabi (1165-1240)

Karya: Masataka Takeshita
Penerjemah: M. Harir Muzakki *

Ibn ‘Arabi (1165-1240), tanpa diragukan, merupakan seorang pemikir yang sangat penting dan berpengaruh dalam sejarah pemikiran Islam pada masa berikutnya. Filsafat mistiknya, yang kemudian disebut wahdat al-wujud, mendominasi seluruh wilayah budaya dunia Muslim masa selanjutnya. Pengaruhnya sangat luas hingga tidak mungkin memahami sejarah pemikiran Islam setelah abad 13 tanpa memahamai pemikiran Ibn ‘Arabi secara baik. Continue reading “Ibn ‘Arabi (1165-1240)”