Tantangan dan Masa Depan Kritik Sastra Indonesia

Martin Suryajaya

Berakhirnya Era Polemik Besar Sastra Indonesia

Dalam perkembangan sastra Indonesia kontemporer, orang sering mempertanyakan di mana sumbangan para kritikus. Sebagian berpendapat bahwa kritik sastra kita tidak lagi melahirkan polemik besar di tataran paradigmatik. Setelah polemik seputar “sastra wangi” dan “sastra digital” pada awal tahun 2000-an, kita tak menjumpai lagi polemik sastra dengan permasalahan yang cukup segar (kecuali permasalahan musiman seperti pembabakan angkatan dan kanon sastra). Continue reading “Tantangan dan Masa Depan Kritik Sastra Indonesia”

Kritik dan Emansipasi: Kontribusi bagi Pendasaran Epistemologi Politik Kiri

Sebuah Kritik Umum atas Goenawan Mohamad

Martin Suryajaya *

EMANSIPASI  telah lama dikaitkan dengan sikap kritis. Tapi apa itu emansipasi dan apa itu sikap kritis? Apa artinya emansipasi bila ia berarti pembebasan individu dari totalitas kolektif dan apa artinya sikap kritis jika itu berarti sikap berjarak terhadap daya kritis untuk melakukan perombakan total? Selama emansipasi dan sikap kritis masih dipahami dalam kerangka ini, maka kita sebetulnya berbicara tentang kebalikannya: pembelengguan dan dogmatisme. Kedua hal inilah yang kita jumpai dalam tulisan-tulisan Goenawan Mohamad. Keseluruhan karyanya merupakan testamen yang mengisahkan secara diam-diam bahwa esensi dari emansipasi dan kritik adalah pembelengguan dan dogmatisme. Continue reading “Kritik dan Emansipasi: Kontribusi bagi Pendasaran Epistemologi Politik Kiri”