Angsa di Seberang Sungai

Miftahul Abrori
http://pawonsastra.blogspot.com/

Mata merah sayu itu menahan kantuk setelah semalam mendapat jatah piket redaksi. Sigit tampak kegerahan memandang layar komputer di ruang redaksi harian Garda Metro, sebuah koran nasional yang mempunyai anak cabang di kota ini. Rupanya deadline hari sabtu membuat ia tak berkonsentrasi penuh untuk menyelesaikan feature untuk edisi minggu. Sebagai wartawan rubrik Budaya dan Humanioria yang terbit setiap minggu ia seharusnya mempunyai waktu yang leluasa untuk mengatur jam menulis. Ide kreatifitasnya rupanya terpacu ketika mendekati deadline. Continue reading “Angsa di Seberang Sungai”