Ananda Sukarlan, demi Musik Sastra

Mila Novita
http://www.sinarharapan.co.id/

Musik klasik, musik serius, ataupun musik seni, bagi Ananda Sukarlan tidak tepat untuk menyebut jenis musik yang ditekuninya. Pianis andal asal Indonesia yang kini menetap di Spanyol ini ingin memopulerkan nama musik sastra, istilah yang lebih tepat untuk jenis musik ini.

?Istilah musik klasik itu nggak benar, rancu, karena musik itu masih terus ditulis sampai sekarang. Yang benar musik sastra karena musik ini ditulis. Sampai abad kapan pun notnya tetap sama,? ujar laki-laki kelahiran 10 Juni 1968 ini ketika ditemui di Hotel Shangri-La Jakarta, pekan lalu. Continue reading “Ananda Sukarlan, demi Musik Sastra”

?Chairil dan Kota?

Chairil Berkisar dalam Jakarta

Mila Novita
http://www.sinarharapan.co.id/

Chairil ada di antara kehidupan kota. Di usia 19 tahun, ketika ibu, Saleha, dan ayahnya, Toeloes, bercerai, ia memilih tinggal di Jakarta bersama dengan ibunya.

Di Ibu Kota inilah ia berkenalan dengan sastra, bergaul dengan orang-orang dari kalangan sastra, dan banyak mendapat inspirasi dari kehidupan Jakarta. Continue reading “?Chairil dan Kota?”