YANG DIJIWAI

Mohammad Afifi *

“Apa yang tak lebih indah dari Cinta. Ia universal.” Ujar kawan saya yang nakal. Pun hampir semua filusuf dan para ilmuwan bersepakat bahwa, “Relasi paling agung antar manusia itu, cinta.” Entahlah.

Masih seputar cinta, bagi Rabi’ah Al Adawiyah ialah kebijaksanaan yang esensial. Ya, tak lebih dari itu. Dalam diktumnya yang masyhur, “Tuhan, jika aku ibadah karena mengharap surga, jauhkan saya dari surga itu. Continue reading “YANG DIJIWAI”

YANG TAK BOLEH DIVONIS

Mohammad Afifi *

“Betapa nikamatnya suatu kebodohan.” Ujar kawan saya suatu ketika. Perihal satu kondisi dimana penerimaan atas keniscayaan hidup. Kebodohan mengajarkan realitas agar terdudukkan sebagai suatu wujud keadaan yang tak cukup untuk dibincangkan. Pun tak sekedar perwujudan yang terkonotasi negatif dan tervonis. Sebab tiap realitas yang terjadi, nyatanya sedang dijalani. Tak ada yang cukup mampu menelaah. Sekedar dapat dimungkinkan. Continue reading “YANG TAK BOLEH DIVONIS”