Puan Tanjung

Muhammad Amin
http://www.lampungpost.com/

AKAN kurampungkan kisah ini lebih cepat karena memang aku bukan Syahrazad. Dan aku bukan pula seorang pelaut dalam dongeng pengembaraan Simbad. Aku hanya pelaut yang mendadak kehilangan selera hidup setelah apa yang tak pernah kuangan-angankan (pun kuingin-inginkan) datang kemudian berlalu begitu saja. Continue reading “Puan Tanjung”

Televisi tanpa ‘Channel’

Muhammad Amin
http://www.lampungpost.com/

permisi, saya sedang bunuh diri sebentar
bunga dan bensin di halaman
teruslah mengaji, dalam televisi berwarna itu, dada

Kerap berkali-kali lelaki tokoh kita membentak-bentak dirinya sendiri. Di depan televisi. Seperti lelaki gila. Apa yang ia saksikan di depan layar 24 inci itu hanya gambar-gambar tentang dirinya. Tentang ketololannya dalam menangani permasalahan pelik yang menimpanya beberapa waktu lalu. Tekanan dari berbagai pihak. Juga televisi dan koran-koran yang tak henti menyorot dan memberitakan dirinya. Continue reading “Televisi tanpa ‘Channel’”

Cengkih Aroma Rindu

Muhammad Amin
Berita Pagi, 10 April 2011

Lalu kami pun berjalan mengikuti undakan bukit. Dan tampak di hadapan kami bentangan yang luas, sebuah teluk tersambung samudra dan selat Sunda. Juga pelabuhan-pelabuhan yang terbengkalai. Di sanalah kapal-kapal bangsa eropa pernah merapat. Di sebuah kurun waktu, yang tahunnya tak pernah kami catat dalam kepala. Pelabuhan yang diempas waktu hingga berkarat. Continue reading “Cengkih Aroma Rindu”

Istri Pergi ke Saudi

Muhammad Amin
Seputar Indonesia 11/21/2010

Sewaktu saya sedang membolak-balik koran terbitan hari Minggu, mencari-cari lowongan pekerjaan yang cocok, tiba-tiba istri saya sudah berada di hadapan saya. Saya melongo padanya. Sepertinya ada sesuatu hal penting yang ingin ia sampaikan. Sejenak saya coba menerka-nerka. Mungkin tagihan air dan listrik yang nunggak. Saya rasa bukan, karena saya masih ingat kemarin baru membayarnya, meskipun itu uang tabungan terakhir kami. Continue reading “Istri Pergi ke Saudi”