Bercengkerama dengan Pendekar Bahasa

Muhammad Nanda Fauzan *
Jawa Pos, 8 Des 2019

Laiknya sosok pendekar atau kesatria, buku ini tidak saja memiliki serangkaian serangan yang jitu, tetapi juga memiliki kuda-kuda dan pokok pertahanan yang kukuh.

Judul buku ini sekelebat mengingatkan saya pada James Murray dan Dokter Minor, dua tokoh sentral dalam film biopik bertajuk The Professor and the Madman (2019). Kombinasi ciamik antara seorang poliglot –dengan latar belakang nonakademis– dan kecerdasan seorang dokter militer yang mengidap gangguan kejiwaan. Continue reading “Bercengkerama dengan Pendekar Bahasa”

Seorang Pembual Menggugat Ekosistem Sastra Indonesia

Muhammad Nanda Fauzan *
Jawa Pos, 14 Mar 2021

Novel tipis yang menggugat terlalu banyak hal, tetapi dengan porsi yang hampir presisi. Sekuel ini mengambil jarak agak jauh dari pendahulunya.

Sekuel dari novel Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu (2017) akhirnya terbit dengan pemilihan tajuk Anwar Tohari Mencari Mati (2021). Butuh waktu empat tahun untuk menunggunya tiba di pangkuan, tapi hanya perlu tak lebih dari empat jam menandaskan novel setebal 203 halaman ini. Continue reading “Seorang Pembual Menggugat Ekosistem Sastra Indonesia”