Ungkapkan Rindu Melalui Doa, Puisi, dan Romantika

Muhammad Tazli
http://www.hariansumutpos.com/

Si Burung Merak kini telah kembali ke hutan. Ke alam yang lebih bebas baginya untuk terbang. Tinggallah bulu-bulu indahnya, bersama kita di sini. Sesuatu yang sulit untuk dilupakan maupun dihilangkan.

Kita akan merasa memiliki setelah sesuatu telah hilang. Ungkapan ini tampaknya boleh dipinjam untuk hal ini. Ialah WS Rendra. Para sastrawan sangat kehilangan dengan meninggalnya ?Bapak Teater Modern Indonesia? tersebut. Sebagai bentuk untuk menyampaikan hasrat rindu, sastrawan Medan menziarahi karya Rendra seraya memanjatkan doa untuk mengenangnya. Continue reading “Ungkapkan Rindu Melalui Doa, Puisi, dan Romantika”