Ribel

N. Syamsuddin CH. Haesy
jurnalnasional.com

LANTARAN menyebarluaskan pemikiran dan menggerakkan perubahan yang dianggap tidak biasa oleh kebanyakan kalangan, Mustafa Kemal yang dikenal sebagai Kemal Attaturk, dianggap ribel. Seorang ribellion. Pemberontak. Bahkan, founding father bangsa Turki yang memimpin revolusi kemerdekaan Turki (1919-1922) itu disandangkan julukan ribel kepadanya lantaran dianggap penjahat oleh para musuh-musuhnya. Terutama para penjajah. Continue reading “Ribel”

Menguatkan Korelasi Susastra dan Film Nasional

N. Syamsuddin CH. Haesy
jurnalnasional.com

PRODUKSI film nasional, pada masanya berkorelasi dan menggerakkan gairah penulisan dan penerbitan buku-buku sastra. Juga sejumlah programa siaran radio. Kita mencatat beberapa film nasional yang sedemikian bermakna sebagai penggerak kreativitas penulisan novel dan karya sastra lainnya.

Cintaku di Kampus Biru, Jangan Ambil Nyawaku, Lupus, Catatan Si Boy, dan lainnya adalah contoh paling konkret dari korelasi itu. Belum lama, kita mencatat film Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi. Continue reading “Menguatkan Korelasi Susastra dan Film Nasional”

Inisiator

N. Syamsuddin CH. Haesy
jurnalnasional.com

HARGA kehormatan manusia, dapat dilihat dari inisiatif yang lahir dari proses kecerdasan dan tanggung jawab personalnya di tengah lingkungan sosial, tempat di mana dia berada. Karenanya, orang-orang yang mempunyai sikap kerja profesional, tak pernah berhenti menciptakan inisiatif-inisiatif baru yang cerdas, segar, dan merupakan kontribusi berharga bagi kemajuan. Continue reading “Inisiator”