Sastra dan Pembelajaran Humanistik

Nandang Darana
http://sosbud.kompasiana.com/

Sastra atau kesusastraan banyak diartikan sebagai hasil kerja kreatif dan pergumulan reflektif seseorang dengan realitas kesehariannya yang diwujudkan lewat medium bahasa. Lewat bahasa, sastrawan mengekspresikan ziarah atau penjelajahannya atas seluruh realitas. Dalam wilayah ini terjadi proses dialektis antara pandangan-dunia seorang sastrawan dengan realitas sosial yang menjadi lingkungannya. Continue reading “Sastra dan Pembelajaran Humanistik”

(Membaca) Sastra & Filsafat:

Upaya Memungut Realitas dan Penegasan Eksistensi
Nandang Darana
http://filsafat.kompasiana.com/

Sebagai hasil proses kreasi estetis kepengarangan dan refleksi atas realitas, karya sastra memiliki keakraban dengan filsafat: sama-sama memungut realitas sebagai sumber inspirasi. Bedaannya, seperti menurut Mudji Sutrisno, terletak pada metodologi yang digunakan. Sastra merupakan ziarah penjelajahan seluruh realitas tanpa pretensi membuat rumusan sistematis; sedangkan filsafat tampil sebagai refleksi atas ziarah dimaksud secara sistematis. Continue reading “(Membaca) Sastra & Filsafat:”