KRISTAL BERCAHAYA DARI SURGA

Nur Hayati*

“Nek, kenapa Nenek dulu menamaiku dengan nama Diana Putri Felicity? Padahal kata Nenek, kakek dulu hanya memberiku nama Diana saja.”
‘Sayang, memang kakekmu dulu hanya memberikan nama Diana saja. Tapi Nenek ingin kau seperti putri kita semua. Putri Diana. Dia seorang putri namun dia tak sombong dan begitu ramah terhadap rakyat seperti kita. Hampir pada masa pemerintahannya, kondisi negara berjalan dengan baik. Dan ketika dia meninggal, lihat saja semua orang turut berduka dan berdoa untuk keselamatanya. Sama denganmu, Nenek ingin kau seperti dirinya. Seperti putri yang baik hati itu. Dan kau tau, Felicity itu artinya kebahagiaan. Nenek ingin kebahagiaan slalu menemani cucu Nenek ini.” sambil mencubit pipi cucunya itu. Continue reading “KRISTAL BERCAHAYA DARI SURGA”