Sosok Parakitri T. Simbolon

http://www.penerbitkpg.com/

Parakitri Tahi Simbolon lahir di tepi Danau Toba, 28 Desember 1947. Tempat kelahirannya di Pulau Samosir itu bernama Rianiate-berarti ‘hati yang riang’- yang merupakan salah satu desa pertahanan terakhir Parhudamdam, gerakan perlawanan rakyat terhadap penjajah Belanda sampai tahun 1916. Lulus SMP Katholik Budi Mulia Pangururan dan SMA Katholik Budi Mulia Pematangsiantar, dia sempat setahun penuh belajar di Seminari Menengah Pematangsiantar untuk memenuhi minatnya menjadi pastor. Continue reading “Sosok Parakitri T. Simbolon”

Negara tanpa Rakyat?

Parakitri T. Simbolon
http://majalah.tempointeraktif.com/

TIDAK SULIT membicarakan pergerakan kebangsaan kita menurut kajian sarjana asing. Pilihan sangat banyak, baik dalam bentuk, cakupan kurun waktu, maupun sudut pandang. Yang sulit adalah menemukan satu-dua perkara yang terus mengusik rasa ingin tahu setelah selesai membaca sejumlah kajian, sendiri-sendiri ataupun serangkaian, ibarat seutas benang merah yang menjelujuri permasalahan gerakan kebangsaan kita selama ini. Ini sulit, karena benang merah menuntut kesinambungan sejumlah kajian, padahal satu kajian lebih sering menolak atau mengubah kajian lain. Continue reading “Negara tanpa Rakyat?”