Sri Tanjung dengan Tujuh Nada

Sita Planasari Aquadini
http://majalah.tempointeraktif.com/

Cihnane luwih, yan suganda nelikup, Hyang kala wus prapta….

Secuil doa, itu saja yang sempat didaraskan Sri Tanjung kepada dewata. Dalam simpuhnya, perempuan jelita itu menyadari hidupnya tak akan lama. Saat doa ditutup, Sida Paksa, pria yang baru menikahinya, menghunjamkan keris dengan kemarahan membabi-buta. Gending se-londing pun riuh rentak. Continue reading “Sri Tanjung dengan Tujuh Nada”

Perempuan-perempuan Modis Mao

Sita Planasari Aquadini
http://majalah.tempointeraktif.com/

PARAS ayu itu langsung saja melesak dalam ingatan. Seorang gadis berkepang dua, matanya hitam bulat, tajam menusuk. Hidungnya bangir, bibirnya mungil. Kesempurnaan khas gadis Tiongkok yang polos dan lugu itulah yang terangkum dalam lukisan perupa Cina, Qi Zhilong, bertajuk China Beauty itu.

Lukisan bertarikh 2009 ini sangat menarik bila kita menoleh kembali pada kisah sukses pelukisnya, Qi Zhilong. Perupa 47 tahun kelahiran pedalaman Mongolia ini terkenal dalam kancah seni rupa internasional berkat serial lukisan Gadis dalam Seragam Mao. Seri lukisan ini mengangkat nama perupa lulusan China Central Academy of Fine Arts Beijing tersebut dalam jajaran perupa bergenre Political Pop pada 1995. Continue reading “Perempuan-perempuan Modis Mao”