?Max Havelaar? Menyoroti Masalah Kemiskinan

Stevani Elisabeth
http://www.sinarharapan.co.id/

Dalam rangka memperingati 150 tahun buku Max Havelaar karya Eduard Douwes Dekker, Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis mengadakan pertunjukan teater yang berjudul Max Havelaar.

Karya Douwes Dekker ini disutradarai Rahman Sabur dan dipentaskan oleh Teater Payung Hitam, di Jakarta, Senin (3/5) malam. Direktur Erasmus Huis Paul Peters mengatakan, Max Havelaar merupakan buku yang sangat penting di Belanda. Buku tersebut bukan hanya menceritakan soal sejarah saja, tetapi juga menyangkut masalah politik. Continue reading “?Max Havelaar? Menyoroti Masalah Kemiskinan”

Putu Wijaya di Mata Para Seniman

Stevani Elisabeth
http://www.sinarharapan.co.id/

Putu Wijaya meraih penghargaaan Akademi Jakarta di tahun 2009 ini. Penghargaan itu akan diberikan kepada Putu Wijaya di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

I Gusti Ngurah Putu Wijaya atau yang biasa dikenal dengan Putu Wijaya (65) telah meng?abdikan hidupnya dalam dunia seni dan budaya. Pria yang lahir pada 11 April 1944 ini telah menghasilkan sedikitnya 30 novel, 40 naskah drama, dan ribuan cerpen. Bahkan beberapa naskah drama dia sutradarai sendiri untuk dipanggungkan di dalam dan di luar negeri. Continue reading “Putu Wijaya di Mata Para Seniman”

Lomba Sastra di Daerah Lestarikan Bahasa

Stevani Elisabeth
http://www.sinarharapan.co.id/

Kegiatan lomba sastra dan bahasa harus digalakkan oleh pemerintah daerah sebagai upaya melestarikan sastra dan bahasa setempat, sekaligus melestarikan kebudayaan nasional, termasuk Bahasa Indonesia. Demikian diutarakan Kepala Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Dendy Sugono pada acara puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2007, di Gedung Aula Pusat Bahasa Depdiknas, Jakarta, Kamis (8/11). Continue reading “Lomba Sastra di Daerah Lestarikan Bahasa”