Tentang Penyair dan Penyakit Puisi

Fahrudin Nasrulloh *

Apa hebatnya puisi sehingga tak lelah-lelah terus dituliskan? Penyair-penyair muda terus bermunculan. Yang lawas-lawas kian mengukuhkan kepenyairannya. Sedang yang lain adalah mereka yang telah kehilangan gairahnya, karena tuntutan hidup yang riil lebih mencambuk ketimbang mengurusi puisi. Memang, gairah pada puisi, pada belantara teks, pada kembara pengalaman puitik, pengalaman di kedalaman bahasa, merupakan kerahasiaan tersendiri atas segala proses itu. Continue reading “Tentang Penyair dan Penyakit Puisi”

TANPA JUDUL ke KAWAN SAUT SITUMORANG (3)

Saut Situmorang, Timur Sinar Suprabana

SINAR TIMUR SUPRABANA:

senang langsung kau sambar. wis ngene wae…. soal BOEMIPOETRA VS TUK, jadikanlah SEBAGAI PERANG BOEMIPOETRA yang BOEMIPOETRA PIKIR SEDANG MELAWAN TUK. aku, tak gegawe wae. menulis sajak. sebab, setahuku…, TUK yang BOEMIPOETRA lawan habishabisan itu jebul mung malah singsotsingsot di sela mencurahkan energi kerja dan kecerdasannya. jadi, SELAMAT BERPERANG. SELAMAT merasa MENANG. Continue reading “TANPA JUDUL ke KAWAN SAUT SITUMORANG (3)”

TIMUR SINAR SUPRABANA menjawab SAUT SITUMORANG (2)

Saut Situmorang, Timur Sinar Suprabana

hahaha? akhirnya nongol jugak kau, baru abis konsultasi ke kantor pusat di Salihara ya! hahaha? tapi kok jawabanmu kacau gitu sih. baik, biar aku jawab jugak jawabanmu di bawah.
***

Sinar Timur Suprabana:
ngumpet hahaha… nggak kawan saut. hanya aku memang tidak memiliki cukup banyak waktu untuk berasyik di depan internet. ok. aku suka dengan jawaban panjangmu ada beberapa hal yang aku ingin secara terbuka aku sampaikan. Continue reading “TIMUR SINAR SUPRABANA menjawab SAUT SITUMORANG (2)”

kepada Timur Sinar Suprabana (1)

Timur Sinar Suprabana, Saut Situmorang

Timur Sinar Suprabana, aku akan menjawab kedua pernyataanmu di bawah dalam Note-ku ini biar lebih menarik dan terbuka untuk umum. silahkan kau balas.

Timur Sinar Suprabana:

1.
kawan saut. TIDAK BENAR kalau kawan ts pinang MENOLAK UNDANGAN itu. YANG BENAR adalah bahwa kawan ts pinang TIDAK BISA MEMENUHI UNDANGAN ITU KARENA BERSAMAAN WAKTU DENGAN BAHWA IA HARUS KE LUAR NEGERI. Continue reading “kepada Timur Sinar Suprabana (1)”