Menemurupakan Gus Dur

Wahyudin *
jawapos.co.id

TAHUN 2009 ditutup dengan Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur wafat. Itu tentu saja merupakan sebuah tutup tahun yang mengagetkan, menusuk kalbu, dan menerbitkan dukacita.

Gus Dur mengembuskan napas terakhir dalam umur 69 tahun di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, 30 Desember 2009, sekitar pukul 18.45. Berjuta orang percaya bahwa jika ajal menjelang, tak ada sesiapa pun yang kuasa menunda atau memajukannya walau sesaat. Namun, tetap saja kematian cucu Kiai Haji Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdatul Ulama, itu terasa mengejutkan. Continue reading “Menemurupakan Gus Dur”

Biennale, Anti-Barat, Kesadaran Semu

Wahyudin *
jawapos.com

BIENNALE seni rupa terkadang butuh kenaifan. Pada saat-saat tertentu -seperti yang berlangsung dalam Jogja Biennale X-2009, 11 Desember 2009-10 Januari 2010- ia bahkan sebuah kenaifan itu sendiri.

Kenaifan itu sudah tentu berkenaan bukan dengan kebijaksanaan menumbuhkembangkan biennale sebagai tradisi kreatif yang berwibawa di jagat seni rupa dalam dan luar negeri, melainkan kebanalan pikiran yang bertendensi menafikan sejarah panjang perhelatan seni rupa dua tahunan ini Continue reading “Biennale, Anti-Barat, Kesadaran Semu”

Yang Silam, Yang Tersembunyi, Yang Menjelang

Wahyudin *
Jawapos.com

YOGYAKARTA Biennale X-2009 bertajuk Jogja Jamming: Art Archives Movement akan dibuka secara resmi oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik pada 11 Desember di gedung Pameran Taman Budaya Jogjakarta.

Di luar dan dalam gedung yang dibangun pada 1996 itu, khalayak bisa menyaksikan puspa ragam karya seni rupa mutakhir milik 32 perupa kiwari Jogjakarta. Continue reading “Yang Silam, Yang Tersembunyi, Yang Menjelang”