Delima

Yasunari Kawabata
Penerjemah: Anton Kurnia
suaramerdeka.com

DALAM embusan angin malam daun-daun pohon delima jatuh berguguran. Helai-helai dedaunan terserak melingkar di pelataran. Kimiko terkejut saat melihat pohon itu meranggas di pagi hari dan terheran-heran menyaksikan lingkaran dedaunan yang terserak begitu sempurna di bawahnya. Dia berharap angin akan mengacaukannya. Sebutir buah delima yang ranum tertinggal di pohon itu.

“Kemarilah, lihat itu,” seru gadis itu kepada ibunya. Continue reading “Delima”