Anak Inkubator

Yonathan Rahardjo *
Suara Karya, 19 Jan 2008

Bayi mungil itu meringkuk di dalam inkubator. Ia bernafas cukup berat, kembang-kempisnya dadanya yang di dalam rongganya meringkuk jantung dan paru-paru. Menjadi pratanda betapa organ-organ vital bagi si anak manusia yang baru dilahirkan ibundanya itu mesti menghadapi dunia yang belum tentu ramah pada kehadirannya. Continue reading “Anak Inkubator”

Cerita Perempuan

Yonathan Rahardjo *
Seputar Indonesia, 09 Des 2007

Mereka duduk berdua di dalam kamar si perempuan. Si lelaki adalah tamu yang diundang menurut janji bersama.Cahaya siang membuat semua kelihatan terang. Sangat jelas kondisi si perempuan, sejelas lelaki yang bertamu dan duduk berhadapan. Continue reading “Cerita Perempuan”

Rumah Warisan

Yonathan Rahardjo *
Republika, 13 Jan 2008

Kematian perempuan tua itu membangunkan duka. Terik matahari, yang membuat penduduk malas keluar rumah, tak sanggup menahan hati menuju gelap, ditutupi mendung kesedihan. Menantu perempuan tua itu, yang pertama kali menjumpai kematian sang perempuan tua, menjerit pilu. Continue reading “Rumah Warisan”

Mencari Jawab Menjaga Kegelisahan (Sastra) Multikultural Kita *

Yonathan Rahardjo *

“Booming” multikulturalisme (pertama kali diistilahkan pada 1957 di Swiss, masuk Kanada 1960, lalu menyebar ke negara-negara berbahasa Inggris, Eropa, Amerika dan seluruh dunia sampai kini) menggiring begitu banyak penulis kita mengaitkan sastra dan multikultural sebagai bagian yang terpisahkan guna menjadi pijakan pemikiran (yang dapat diubah dengan kata-kata dalam sastra) untuk mengatasi masalah-masalah ketegangan antar suku, ras, agama dan antar golongan yang sesekali meletup dan kadang ada yang meledak (meski berbagai instrumen jaminan kebhinekaaan diwujudkan) mendirikan bulu kuduk. Continue reading “Mencari Jawab Menjaga Kegelisahan (Sastra) Multikultural Kita *”

Gagasan Besar yang Remuk Redam

Judul : Taman Api
Pengarang : Yonathan Rahardjo
Penerbit : Pustaka Alvabet
Cetakan : I, Mei 2011
Tebal : 216 hlm
Peresensi : Aris Kurniawan *
lampungpost.com

GAGASAN besar acap lebih menggoda pengarang untuk diketengahkan ketimbang peristiwa-peristiwa kecil. Padahal gagasan besar mempunyai banyak risiko kegagalan jika tidak didukung perangkat yang cukup untuk mewujudkannya. Inilah yang terjadi dengan novel Taman Api garapan Yonathan Rahardjo. Continue reading “Gagasan Besar yang Remuk Redam”