Sepekan di Bawah Naungan Sakura

B. Atmi Sani Pertiwi
http://www.mediaindonesia.com/

JAPAN Edu-Cultural Week (JECW) menjadi jembatan mahasiswa Indonesia dengan negeri Sakura, sekaligus cerminan bahwa persahabatan antarnegara memang dibina melalui pemahaman budaya dan pertukaran pelajar.

Halaman Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM) meriah dengan keberadaan panggung terbuka yang menampilkan tarian Hiroshima Waku-Waku oleh mahasiswa Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang (Himaje) UGM. Continue reading “Sepekan di Bawah Naungan Sakura”

Wanita Dalam Khazanah Kesusastraan Sunda

Djasepudin *
pikiran-rakyat.com

Dalam khazanah sastra Sunda terbilang banyak para pengarang wanita. Namun, wanita pengarang bisa dibilang langka. Dominasi pria pengarang dalam sastra Sunda merupakan sebuah kenyataan tak terbantahklan.

Menurut Duduh Durahman, sejak kemunculan buku Wawacan Rusiah nu Kas?p karya Ny. R.H. Hadidjah diterbitkan Toko Buku M.I. Prawiranata tahun 1922 (cetak ulang Fa. Penerbit Galura 1964) hingga zaman setelah perang, kesusastraan Sunda mengalami kekosongan wanita pengarang. Continue reading “Wanita Dalam Khazanah Kesusastraan Sunda”

Membaca Aceh Dalam Sastra

Ahda Imran
http://www.pikiran-rakyat.com/

DALAM sejarahnya, Aceh tak pernah sepi dari perbincangan. Mulai dari kekayaan alamnya, masa lalu yang gemilang dengan sejumlah kerajaan besar, perlawanan rakyatnya terhadap kolonialisme, masa suram di tengah berbagai konflik, hingga bencana tsunami. Seluruhnya terekam dalam perkembangan karya sastra di Aceh, mulai sejak Hamzah Fanzuri, Nuruddin Ar-Raniry, Chik Pante Kulu, hingga generasi terkini, karya sastra Aceh merepresentasikan perkembangan sejarah yang menarik, baik sejarah ihwal Aceh dan kekayaan budayanya ataupun sejarah dalam kesusastraan itu sendiri. Continue reading “Membaca Aceh Dalam Sastra”

Kebajikan Khas Manusia Unggul (Ulul Albab)

A Qorib Hidayatullah
http://indonimut.blogspot.com/

Syahdan, John Wood, dewan eksekutif Microsoft melakoni tradisi hidup unggul. Lewat proyek raksasa di bidang humaniora (Room to Read) yang mengarsiteki 7.000 perpustakaan di seluruh pelosok dunia, John ?sapaan akrab John Wood? rela menanggalkan karir cemerlang di Microsoft lalu dia tapaki hidup mendengar jerit lirih panggilan kemanusiaan, yaitu meminimalisir angka buta huruf warga dunia ketiga, Nepal. Continue reading “Kebajikan Khas Manusia Unggul (Ulul Albab)”

Mencari Bangsa di Dalam Sastra

Manneke Budiman
pikiran-rakyat.com

Dalam berbagai diskusi dan perdebatan tentang sastra dan kebangsaan, kerap terbentuk opini atau kesan bahwa dalam khazanah sastra Indonesia modern, novel-novel Pramoedya Ananta Toer adalah contoh terbaik sekaligus klasik karya sastra yang berbicara tentang kebangsaan. Lebih jauh lagi, “derajat” kebangsaan karya-karya lain yang lahir pasca-Pram pun diukur dengan tetralogi Pram untuk dinilai kekentalan minat kebangsaannya. Continue reading “Mencari Bangsa di Dalam Sastra”

Bahasa ยป