Puisi-Puisi Rakai Lukman

DONGENG AKSARA

Aksara yang terkubur tujuh lapis tirai angin
Yang terpendam di bawa akar bebukitan, gemanya memantul di tebing-tebing, gaunggaung terperangkap lengkung pelangi, kaki langit menginjak amat kokoh.

Aksara dalam pondora didera debu milenial. Dihempas di pojok-pojok halaman sekolah berkawan busuk sampah. Pekiknya diinjak kaki-kaki siswa dan guru bersongkok jungkir. Dicekik birokrat pada sahwat kuasa demi tender bukubuku mapel. Continue reading “Puisi-Puisi Rakai Lukman”