
Nurel Javissyarqi Continue reading “Yasunari Kawabata (1899-1972)”
Afrizal Malna dan Revolusi Kesenian
Fahrudin Nasrulloh *
jawapos.co.id
”Puisi tiba-tiba jadi
kayak penyakit
harus ditulis terus-menerus”
— Afrizal Malna —
SIAPA kini yang membutuhkan puisi dan kenapa penyair terus menuliskannya? Tentu pertanyaan itu tampak klise, tapi sejarah kesusastraan Indonesia adalah kenyataan. Continue reading “Afrizal Malna dan Revolusi Kesenian”
Ketika Teddy Meringkus Perang
Afnan Malay *
jawapos.co.id
PERUPA S. Teddy D. mengawali 2010 dengan berpameran tunggal di Museum Akili, Jakarta, mulai 23 Januari hingga 7 Februari. Pameran bertajuk WAR yang ditaja oleh Ark Galerie itu menggelar 24 karya lukisan Teddy, termasuk karya tiga dimensi. Semua, bila diringkas, seperti yang juga dapat dilacaksimpulkan dalam catatan kuratorial Alia Swastika, Teddy sampai pada posisi yang sangat benderang ketika berhadapan dengan perang. Teddy sama sekali tidak menyediakan peluang untuk ditundukkan oleh narasi apa pun: ia, antiperang. Continue reading “Ketika Teddy Meringkus Perang”
Puisi-Puisi Iwan Gunadi
http://www.jawapos.co.id/
MERGER
bank adalah kepala manusia
yang dijaga dengan senjata apa saja:
kapak batu, tombak, panah,
golok, keris, parang, bambu runcing,
belati, pisau, ketapel, pistol,
senapan, meriam, granat, dan ranjau
volume kepala setiap manusia tak sama
warna rambut setiap manusia bisa berbeda Continue reading “Puisi-Puisi Iwan Gunadi”
Perihal Orang Miskin yang Bahagia
Agus Noor *
jawapos.co.id
1.
”AKU sudah resmi jadi orang miskin,” katanya, sambil memperlihatkan Kartu Tanda Miskin, yang baru diperolehnya dari kelurahan. ”Lega rasanya, karena setelah bertahun-tahun hidup miskin, akhirnya mendapat pengakuan juga.” Continue reading “Perihal Orang Miskin yang Bahagia”
