RELASI GAGASAN “RASA” BAHASA DALAM “TABIR HUJAN”

Tengsoe Tjahjono

aku menyelam dalam semesta pikiran

Kukira hanya tumpukan kepala dan jantung
para pencari jalan
(Imam Maarif, Pencarianku)

Tiba-tiba saja aku harus berhadapan dengan sebuah antologi puisi “Tabir Hujan”. Ada 11 penyair hadir dengan karya-karya mereka yaitu: Akhmad Fatoni, Aguk Irawan MN, Denny Mizhar, Imamuddin SA, Isnaini KH, Muhammad Aris, Muhajir Arifin, Saiful Anam Assyaibani (Javed Paul Syatha), Ahmad Syauqi Sumbawi, Umar Fauzi Ballah, dan Imam Maarif. Maka seperti sajak yang ditulis Imam Maarif: aku (pun) menyelam dalam semesta pikiran. Continue reading “RELASI GAGASAN “RASA” BAHASA DALAM “TABIR HUJAN””

Kisah Si Dul Anak Lamongan

Ahmad Fatoni *
bestari.umm.ac.id

“…….Aku benar-benar tersadar bahwa telah lama sekali meninggalkan kampung halamanku. Aku rindu dusunku…..aku rindu gunung menjulang…..aku rindu desir angin pesisir…..aku harus pulang untuk membayar semua kerinduanku ini. Aku selalu ingat Bapak dan Emak. Aku merindukan mereka. Karena merekalah aku bisa seperti ini. Karena kerja keras mereka aku bisa melihat isi dunia…” (Sang Penakluk Ombak, halaman 314) Continue reading “Kisah Si Dul Anak Lamongan”

Laskar Pelangi di Sekitar Kita

Pradana Boy ZTF *
averroes.or.id

SETELAH ikut mengantre tiket dan berdesak-desakan selama satu jam, akhirnya saya berkesempatan menyaksikan film Laskar Pelangi di layar lebar, kurang lebih seminggu yang lalu.

Meski tak sampai berderai air mata seperti penonton di kanan kiri saya, dan juga sebagian besar penonton; saya merasakan keharuan yang luar biasa selama dua jam menyaksikan film itu; dan keharuan itu mendesak-desak hendak meledak menjadi tangisan. Lebih dari sekadar keharuan, saya menangkap pesan moral yang terlampau gamblang yang hendak disampaikan oleh film itu. Continue reading “Laskar Pelangi di Sekitar Kita”

SOSIOLOGI BUDAYA DAN TEORI EVOLUSI BUDAYA

(Sebuah Lirikan Historis dan Prediksi Evolusi Budaya)

Janual Aidi

Melacak sejarah sosiologi budaya secara kultural mendalam merupakan kajian yang tak mudah. Memerlukan waktu yang banyak untuk menggali referensi ataupun cerita-cerita tentang awal mula ‘budaya’ atau ‘manusia yang menjadi subjek budaya’ ketika mulai berbudaya. Karena memang, antara sejarah, budaya, antropologi, arkeologi dan sosiologi tidak dapat dipisahkan. Continue reading “SOSIOLOGI BUDAYA DAN TEORI EVOLUSI BUDAYA”

Hal Ihwal Mikroteater

Alexander G.B.
http://www.lampungpost.com/

Zaman berjalan tergesa-gesa. Orang-orang semakin sibuk, jadwal hariannya semakin padat, semakin sedikit waktu luang untuk mempelajari dan menikmati pertunjukan teater. Di sisi lain regenerasi dan transformasi pengetahuan dalam diri teater belum berjalan dengan baik. Teater masih dianggap melulu ekspresi, sesuatu yang berat, rumit dan sulit dipelajari. Continue reading “Hal Ihwal Mikroteater”

Bahasa »