Posted by PuJa on January 28, 2011
Denny Mizhar Polemik pembacaan atas pergerakan sastra di Malang dan pengakuannya pada wilayah Jawa Timur terjadi sejak lama. Tan Tjin Siong (1989) pernah menulis dengan nada gugatan dengan judul “Peta Sastra Malang” : “Sebagai warga Jatim pecinta sastra, rasanya kurang sreg kalau selama ini hanya keberadaan atau kegiatan sastra di Surabaya yang mendapat porsi paling [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Tia Setiadi http://pawonsastra.blogspot.com/ Why should the aged eagle stretch its wings? (T S. Elliot) Sahabat, pernahkah engkau memperhatikan bunga teratai merah yang telah tumbuh dibawah air dan tiba-tiba mencuat kepermukaan kolam? Begitulah sebuah fragmen kepribadianmu tampil mengukuhkan presensinya diantara fragmen-fragmen lain, seperti sepotong langit yang melukis kebiruannya sendiri. Kebiruan yang dilukis itu adalah Wajah Sang [...]
Filed under: Prosa
Posted by PuJa on
http://pawonsastra.blogspot.com/ GELAP MALAM MENGENALI KITA – Nurul Aini Sinta Dewi… Reremah sisa cahaya membentur dinding-dinding rumah kusam. Mendung merundung, mengaji kesedihan. Gelap malam luruh di kejauhan. Pertemuan demi pertemuan kita hanya mengupas kabut rindu di mata, selebihnya luka kembali kambuh, bagai perih daging tumbuh. Mataku
Filed under: Puisi
Posted by PuJa on
http://pawonsastra.blogspot.com/ Nyanyian Sepasang Pecinta Siang nanti kita berjanji bertemu, antara jalan penuh asongan yang masih terukir mungil namamu di situ. Kita sepakat mengemasi segenap remah-remah luka, berwarna merah saga, sebelum pamitanmu ketika itu, seperti warna darah bumi kita.
Filed under: Puisi
Posted by PuJa on
Evi Idawati http://www.suarakarya-online.com/ Mawar putih dengan tangkai dan daun yang masih segar tergeletak di meja kerja Rachel. Kelopak dan mahkotanya masih basah, bertumpuk saling melengkapi, melingkar hingga tak putus sampai tiga saf diatasnya. Ada satu helai mahkota bunga kecil hampir setinggi putik yang membalik. Tidak mengganggu pandangan karena begitu kecilnya.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
M Arman AZ http://www.suarakarya-online.com/ Bibir Cana bagai dua iris apel segar yang mengundang selera. Dia baru selesai memulasnya dengan lipgloss. Narau gemas, tak sabar ingin mencicipi. Dan kini jarak bibir mereka tak lebih dari lima senti. Nafas Narau tertahan di kerongkongan. Jakunnya berdenyut. Sesuatu dalam celananya menggeliat.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Benny Benke http://suaramerdeka.com/ Satu dari sedikit aktor yang karismanya dalam sebuah film dinilai mampu mendatangkan penonton adalah Robert De Niro. Aktor, sutradara dan produser kelahiran 17 Agustus 1943 itu, yang dalam waktu dekat ini akan merilis film teranyarnya berjudul Limitless, berharap kemampuan aktingnya yang berlakon sebagai Carl Van Loon semakin jadi di film terbarunya nanti.
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Dadang Ari Murtono http://suaramerdeka.com/ “PARA pencemburu itu bisa sewaktu-waktu mengubah setiap orang menjadi pemburu yang tak akan berhenti memburu. Tak akan berhenti. Tak akan berhenti hingga berhasil menancapkan anak panah atau mata tombak ke urat-urat lehermu. Ke urat lehermu. Seperti yang mereka lakukan pada ayahmu.
Filed under: Cerpen