Mencatat Ibu

Akhiriyati Sundari

Membincang ibu sebagai seorang sosok, bak mengurai satu-satu sulur dunia. Nyaris tak ada titik henti, sekaligus karena sosok ibu ibarat titik asal mula kemunculan nama-nama. Sehingga, mencatat sesosok ibu dalam sebuah tulisan serasa hampir mustahil selesai karena ibu adalah puspa indah taman hati, sumber cinta sepanjang masa. Continue reading “Mencatat Ibu”

Matapena Yogyakarta Kenalkan Sastra Pesantren Di Jepara

Syaiful Mustaqim
http://www.desamerdeka.com/

Setelah melakukan agenda roadshow tahun 2009 silam di MA Walisongo Pecangaan, PP Azzahro Mlonggo dan PP Hasyim Asyari Bangsri, tahun ini Komunitas Matapena Yogyakarta kembali mengadakan agenda yang serupa. Selama dua hari Matapena mengunjungi madrasah dan pesantren yang berada di Jepara. Kamis (03/11) Roadshow di MA Miftahul Huda Dongos dan PP A-Mustaqim Bugel. Hari berikutnya Jumat (04/11) di MTs Darul Ulum Purwogondo dan PP Darul Ta’lim Bangsri. Continue reading “Matapena Yogyakarta Kenalkan Sastra Pesantren Di Jepara”

Macetnya Budaya Keterbukaan (Tanggapan buat Enung Sudrajat)

Tatang Pahat
http://www.kabar-priangan.com/

Hakekatnya peristiwa budaya bertujuan untuk menyeimbangkan kemampuan dalam bentuk kegiatan formal dan non formal dengan maksud pembelajaran tentang stabilitas untuk menuju masyarakat yang bermartabat.

Adanya kegiatan atau even budaya di antaranya mengarah kepada kreatifitas dan inovasi dalam pengembangan bakat dan minat serta pengembangan khasanah kebudayaan yang berkembang di masyarakat. Continue reading “Macetnya Budaya Keterbukaan (Tanggapan buat Enung Sudrajat)”

Bahasa »