Category Archives: Balada

Balada-balada, W.S. Rendra

Ballada Lelaki-lelaki Tanah Kapur

Para lelaki telah keluar di jalanan
dengan kilatan-kilatan ujung baja
dan kuda-kuda para penyamun
telah tampak di perbukitan kuning
bahasa kini adalah darah.

HIKAYAT KERIS GANDRING DAN TERBUNUHNYA TUNGGUL AMETUNG

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=467

Malam suram, tiada hadir secerca bintang pun wajah molek bulan. Ken Angrok dengan tubuh kesatria menunggangi kuda hitam, menembus alam tanpa bayangan. Menderu terjang tiada keraguan, seringkikan binatang. Menakut-nakuti kawanan srigala yang biasa bertengger di bukit kapur tua.

Hanya dedaun buta saksi geraknya. Dan angin dingin senafasan tersengal nafsu Angrok. Lewat sentakan kencang, menghabiskan malam panggang tanpa percakapan di tengah perjalanan. Bathin menggerutu nalarnya mendidih. Menguap sekabut pegunungan merapi yang mengepul seasap tobong terbakar.

BALADA SUNAN DERAJAT

Imamuddin SA

ada titah sang ayahanda
mengukir purnama di barat surabaya
kala hati manusia berselimut gulita
menebar kesungsangan di hening cakrawala laga

sekuat banteng, tekad melumat samudra
di atas sampan, lantang menepis ombak prahara

BALADA AJI SOKO

Imamuddin SA

ada yang sulit dipikirkan
diremas akal, dibongkar mata telanjang
kala kegaiban memberantas kenyataan
jawa dwipa jadi tanah persinggahan

seribu pasang nyawa bergelantungan
mengayun lelakonan

BALADA TAWANG ALUN I

Imamuddin SA

bumi blambangan mengangah
tersayat pedang mataram raja;
luka

gerimis air mata merambah hujan darah
burung nazar berpesta di hamparan duka