Simpen AB: Simpul Ilmu Sastra + Silat

Putra-Putri Tradisi Utama Bali (10)
I Made Prabaswara

Beranda

APA kaitan susastra dengan silat? Jawaban pas dan nyata bisa disimak pada sosok I Wayan Simpen AB. ”Sastra dan silat sama-sama ilmu olah rohani, sama-sama mengajarkan pengendalian diri. Sastra memberi suluh dan perlindungan hidup rohani, sedangkan silat memberi rasa percaya diri dan perlindungan hidup ragawi,” jelas tokoh pendidikan Bali serba bisa ini dalam suatu kesempatan perbincangan di tempat tinggalnya, di Jalan Gadung, Denpasar, pertengahan dasawarsa 1980-an. Continue reading “Simpen AB: Simpul Ilmu Sastra + Silat”

DEWAN KESENIAN DAN PROBLEMATIK SASTRA JATIM

Fahrudin Nasrulloh *

Dewan kesenian yang eksis di berbagai wilayah di propinsi Jawa Timur memiliki kontribusi sekaligus problem tersendiri. Dari 38 kota dan kabupaten di Jatim kiranya tidak semua wilayah tersebut bercokol lembag dewan kesenian. Kendati Jatim menyimpan 10 subkultur kebudayaan (ditambah 2 kultur budaya Arab dan Cina) yang sangat kaya dan luas. Continue reading “DEWAN KESENIAN DAN PROBLEMATIK SASTRA JATIM”

FAKTA-FIKSI DALAM NOVEL SENJA DI JAKARTA*

Maman S. Mahayana **

Adanya pendekatan sosiologis dalam kritik sastra sebenarnya dimungkinkan karena kesusastraan berurusan dengan dunia manusia, atau dunia simbolik yang mengacu pada kehidupan manusia. Karya sastra adalah produk pengarang yang hidup di lingkungan sosial. Dengan begitu, karya sastra merupakan dunia imajinatif pengarang yang selalu terkait dengan kehidupan sosial. Pengarang sebagai anggota masyarakat, dilahirkan, dibesarkan, dan memperoleh pendidikan di tengah-tengah kehidupan sosial. Oleh karena itu, ia juga, secara sadar atau tidak, telah menjalankan peranannya sebagai anggota masyarakat sejak ia lahir.1 Continue reading “FAKTA-FIKSI DALAM NOVEL SENJA DI JAKARTA*”

Studi Kritis Sirah Nabawiyah

Ahmad Sahidin
http://sejarah.kompasiana.com/

Tadinya saya tidak tertarik untuk membaca buku yang berkaitan dengan sejarah Nabi Muhammad saw. Selain karena terlalu bernuansa klasik dan pernah dipelajari ketika kuliah, juga mengira bahwa sejarah Nabi tidak jauh berbeda dengan buku-buku lainnya. Namun setelah bergabung dalam sebuah milis yang khusus mengkaji sejarah yang dibuat oleh kawan-kawan alumni jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung, saya jadi tertarik lagi untuk membuka-buka dan membaca lagi buku sejarah. Continue reading “Studi Kritis Sirah Nabawiyah”

Bahasa ยป