Teks Buku Motivasi v Konteks Sosial

Husni Anshori
http://www.jawapos.com/

Item buku motivasi serasa begitu marak beberapa waktu belakangan. Entah itu besutan anak bangsa maupun impor atawa terjemahannya. Selain itu, bejibun pula karangan sejumlah motivator dadakan yang sebenarnya juga hanya menjajal peruntungan mengamini kecenderungan pasar. Siapa tahu bernasib mujur dapat memulung omzet melimpah. Jangan heran bila stoknya lumayan mendominasi aneka dagangan gerai pustaka di berbagai tempat. Orang-orang pun kesemsem pada remik-remik komoditas literasi musiman tersebut. Continue reading “Teks Buku Motivasi v Konteks Sosial”

Dieter Mack dan Suara Selandia Baru

Ibnu Rusydi
http://www.korantempo.com/

Twitter terdiri atas tiga movement. Ini adalah tafsir Robin Toan terhadap bebunyian burung-burung di sebuah taman.
Komponis asal Jerman yang pernah lama tinggal di Indonesia itu menampilkan karyanya dan karya-karya komponis Selandia Baru.
Dua saksofon berbeda ukuran itu menyuarakan bunyi seperti orang berselisih. Yang satu melengking merepet, sementara yang satu menimpali dengan bebunyian bernada rendah. Pada akhirnya, keduanya mengeluarkan bebunyian sember, pendek-pendek dan dengan tekanan. Seperti mencapai kesepakatan. Continue reading “Dieter Mack dan Suara Selandia Baru”

Naskah-naskah Sastra

– suatu renungan untuk jurnal sastra tuhan hudan

Hudan Hidayat, Sisca

kami berdua di jurnal sastra tuhan hudan, sudah menyelesaikan persoalan persoalan sekat dalam bahasa, sekat geografis, sekat ideologis, sekat juga dalam agama agama. bagi kami itu hanyalah suatu cara tumbuh, suatu lingkungan budaya dan kebudayaan berkembang, bukan suatu yang membuat, di mana kemanusiaan tampil dalam dikotomik, apalagi lebur sebagai suatu cara hidup dengan ancang ancang untuk mematikan. Continue reading “Naskah-naskah Sastra”

Seorang Iwan Dan Timur Itu

Iwan Nurdaya Djafar (Penyair-Budayawan)
Pewawancara: Rahmat Sudirman, Zulkarnain Zubairi
http://www.lampungpost.com/

WACANA sastra Timur mengalir begitu saja dari mulut Iwan Nurdaya Djafar. Keseriusan mendalami sastra-sastra oriental ini sangat terasa. Bukan saja dari banyaknya literatur sastra Timur yang dia miliki, yang menumpuk di lemari buku di ruang tamunya; keseriusan ini terasa dari jernihnya wacana yang menyeruak dari pikiran Iwan dan bernasnya apresiasi yang mengalir dalam pembicaraan Selasa (6-12) malam itu di kediamannya di Jalan Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung. Continue reading “Seorang Iwan Dan Timur Itu”

Bahasa ยป