PERANG

D. Zawawi Imron
jawapos.com

Dalam sebuah tayangan televisi, saya pernah menyaksikan seekor kijang yang dikejar beberapa ekor harimau di atas padang sabana yang sangat luas. Kijang yang akan dimangsa itu lari sekencang-kencangnya, agar selamat. Tapi si predator tidak kalah kencang. Mungkin karena dipacu oleh kelaparan akhirnya salah seekor harimau itu berhasil menerkam si kijang. Dalam waktu beberapa menit saja tubuh kijang itu sudah tidak bernyawa. Continue reading “PERANG”

Lev Nikolaevich Tolstoy

Khoirul Rosyadi
http://www.jawapos.com/

Moskow, akhir Desember 2008. Salju menyergap kota. Cuaca bergerak di angka -10 derajat; dingin, putih, indah, sekaligus romantis. Di jantung kota, Jalan Ilva Tostowo, di atas tanah seluas kurang lebih tiga hektare, berdiri rumah kayu yang kokoh berwarna cokelat; begitu tua, sarat sejarah, dan kenangan. Di sanalah Lev Nikolaevich Tolstoy, pemikir, penulis besar yang pernah dimiliki Rusia tinggal bersama istri dan ke-13 anaknya. Continue reading “Lev Nikolaevich Tolstoy”

Gerakan “Komunitas Sastra” Harus Diimbangi Konsep dan Wacana

Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id

“Mana mungkin mengenang Chairil Anwar di tempat yang ber-AC, jauh dari kenyataan seorang Chairil sendiri. Chairil berada di gelanggang, itu juga yang menjadi latar dari Surat Kepercayaan Gelanggang,” ujar seorang penyair Irman Syah, si pembaca puisi dan peniup saluang yang kerap mangkal di Komunitas Planet Senen (KoPS), di pertengahan tahun 2008 ini. Continue reading “Gerakan “Komunitas Sastra” Harus Diimbangi Konsep dan Wacana”

SURAT YANG TRAGIK?S BAGI KAWAN FAHRUDIN

Nurel Javissyarqi*
http://forum-sastra-lamongan.blogspot.com/

Gagasan dan gerilyamu adalah situs yang bergerak. Maka, teruslah berjuang kawan! Revolusi belum selesai…. (Fahrudin Nasrulloh, via sms)

Dulu, kawan pernah menuliskan kisah saya di koran JP, namun maaf karena tulisan ini takkan sampai ke Jawa Pos. Tentu dapat difahami, karena kualitas tulisan saya tak sebanding dengan guratan kawan. Continue reading “SURAT YANG TRAGIK?S BAGI KAWAN FAHRUDIN”

Surat Kawan Kepada Para Pengarang

S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/

KAWAN,
Bersiaplah bagi kita, pengarang untuk menggali kuburan sendiri! Lebih dari itu, nikmati kepedihan menyaksikan karya terbaik bakal menemui ajal karena dibakar di tungku api!

Pesan ini bukan cuma icapan jempol, bila Rancangan Undang-Undang Tentang Pornografi lolos diundangkan. Bukan berlebihan bila keadaan luar biasa mengerikan ini, sebanding dengan saat gaya absurditas novel dan drama berjaya di Perancis berkat pemantik tragedi perang dunia kedua. Continue reading “Surat Kawan Kepada Para Pengarang”

Bahasa ยป