Dan Atau

Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/

Setelah reformasi, ketika sentralisasi yang dianggap sebagai penjajahan pusat kepada wilayah berakhir, desentralisasi pun dipacu. Otonomi daerah menyebabkan terjadi berbagai pergeseran. Peran adat dan tradisi yang di masa Orde Baru diringkes untuk dibuang, digantikan dengan keseragaman dari pusat, kembali dihidupkan. Kearifan ?dan atau? kebijakan lokal pun kini banyak dipacu. Revitalisasi kearifan ?dan atau? kebijakan lokal menjadi semacam harapan. Continue reading “Dan Atau”

Di dalam Film, Wanita Tidak Dijajah Pria

Theresia Purbandini
http://jurnalnasional.com/

Representasi wanita pada film Indonesia cenderung berbeda-beda dalam tiap dekade. Meski beragam, kecenderungan wanita selalu marginal, ditempatkan sebagai manusia sekunder setelah laki-laki.

Sejak 1970-an hingga 90-an kebanyakan film-film Indonesia berbau horor, kemudian pergeseran terjadi di tahun 80-an di mana film horor mulai memasukkan bumbu-bumbu adegan panas yang makin lama menjadi inti cerita dari film. Continue reading “Di dalam Film, Wanita Tidak Dijajah Pria”

Bahasa ยป