Diana A.V. Sasa
http://dianasasa.blogspot.com/
Melihat kepiawaiannya mengaduk-aduk emosi pembaca melalui alur cerita yang runtut dan mengugah dalam Tetralogi Pulau Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca) ?yang ditulis dengan gaya tutur roman-, menilik ketekunan dan kegigihannya dalam menyunting dan menyusun pelbagai sumber sejarah hingga menjadi karya Sang Pemula dan Panggil Aku Kartini Saja-yang merupakan karya non fiksi-, maka buku Jalan Raya Pos, Jalan Daendels nampaknya merupakan sebuah karya yang disusun untuk menggabungkan gaya keduanya tapi justru kehilangan arah penulisan yang jelas. Continue reading “KETIKA CATATAN SEJARAH DIBINGKAI ROMANTISME”
