Keberagamaan yang Tunabudaya

Ridwan Munawwar*
http://www.jawapos.com/

Aliran keberagamaan Islam puritan Wahabiyyah/Wahabisme dicetuskan oleh Muhammad Ibn Abdul Wahhab (1115-1201 H/1703-1787 M), yang lahir di Uyainah, Najed, di jazirah Arab. Kata Wahabi sesungguhnya pada awalnya diberikan oleh lawan-lawannya, namun kemudian ia menjadi label yang umum digunakan untuk menandai kekhasan identitas para pengikut ajarannya. Mereka mengklaim sebagai muslim yang berkiblat pada ajaran Islam yang pure, murni. Continue reading “Keberagamaan yang Tunabudaya”

Mozaik Peradaban dalam Terjemahan

Bandung Mawardi*
http://www.jawapos.com/

NEGERI ini kerap alpa sejarah atau terlambat menyadari karena malas atau mungkin ketidaksanggupan untuk menulis sejarah sendiri. Pandangan ironis itu tampak pada penerbitan buku setebal bantal ini dengan sajian karangan-karangan dari para sarjana ampuh. Mayoritas 65 karangan dalam buku itu ditulis sarjana asing dengan kompetensi dan keseriusan mereka untuk membaca dan menilai Indonesia secara historis. Buku tersebut mungkin melegakan kehausan sejarah bagi pembaca, tapi juga memberi tanda seru atas kemiskinan intelektual negeri besar ini dengan ratusan juta penduduknya. Continue reading “Mozaik Peradaban dalam Terjemahan”

Kegetiran dari Jawa hingga Aceh

Judul: Dari Jawa Menuju Atjeh, Kumpulan Tulisan tentang Politik, Islam, dan Gay
Penulis: Linda Christanty
Penerbit: KPG, Jakarta
Cetakan: Pertama, 2009
Tebal: xvi+200 halaman
Peresensi: Ahmad Khotim Muzakka
http://suaramerdeka.com/

INILAH buku yang ramah, memasukkan diksi yang enak dibaca, tidak mencerca, dan sekaligus bernuansa sastra. Meski dalam beberapa permasalahan dibutuhkan pemikiran yang rumit, namun semua itu bisa dikemas dengan bahasa bersahaja dan enak dinikmati sebagai bahan refleksi. Continue reading “Kegetiran dari Jawa hingga Aceh”

Bertukar Pikiran tentang Cinta

Judul: Di Kereta, Kita Selingkuh
Penulis: Budi Maryono
Penerbit: Gigih Pustaka Mandiri
Tebal: 175 halaman
Cetakan: II, Juni 2009
Peresensi: Andina Dwifatma
http://suaramerdeka.com/

BAGAIMANAKAH kiranya sebuah kisah cinta mesti terjalin? Apakah berawal dari pertemuan, sedikit rayuan, membina hubungan, lantas berakhir dengan pernikahan? Bagi Budi Maryono, persoalan tidaklah sesederhana itu. Continue reading “Bertukar Pikiran tentang Cinta”

Ikhtiar “Mengekalkan” Rendra

Judul: Rendra Berpulang (1935-2009)
Editor: Edi Haryono
Penerbit: Burung Merak Press
Cetakan: Pertama, 2009
Tebal: xiv+381 halaman
Peresensi: Bandung Mawardi
http://suaramerdeka.com/

RENDRA masih menebar sihir atas nama nostalgia dan pewarisan sekian pemikiran kebudayaan. Puisi-puisi Rendra masih jadi medium intim untuk mengenangkan dan mungkin mengekalkan kerja keras penyair dalam membaca dan menulis dunia dengan kata dan makna. Continue reading “Ikhtiar “Mengekalkan” Rendra”

Bahasa ยป