ETER

Ucu Agustin
jawapos.com

Tak ada kau di kursi itu, Eter. Gelombang nyanyian dari salon di sudut bar mengubahmu dari ingatan keras kepala menjadi genangan yang mencair di hatiku, kau tahu. Malam jadi beku meski di sini bar boy yang sama, dengan ceria menanyaiku seperti saat dia menawari kita minuman dengan setengah memaksa, waktu itu. San Miguel? Atau mau sari buah? Cranberrie-nya enak lho… Tequila? Sampanye juga kami punya… Namun karena Bloody Mary dan Martini kesukaanmu tak tertulis di daftar menu, maka cognac harum yang tak terlalu berat itu kita biarkan mengalir membanjiri lambung kita yang mungil. Dan, tentu saja, white wine! Continue reading “ETER”

Membaca Budaya Korea lewat Sastra

Tjahjono Widijanto
jawapos.com

Korea termasuk salah satu negara di kawasan Asia Timur yang hingga kini masih menyimpan berbagai misteri. Upaya memahami berbagai misteri berkaitan dengan manusia, bangsa, dan budaya Korea salah satunya dapat dijangkau melalui upaya penerjemahan teks sastra, seperti apa yang dikatakan Puskhin bahwa penerjemahan karya sastra ibarat kuda beban yang membawa harta kebudayaan suatu bangsa dari satu negeri ke negeri lain. ”Kehadiran” karya sastra Korea di dalam lingkaran masyarakat Indonesia dibandingkan dengan kehadiran karya sastra asing lainnya masih dirasa asing. Continue reading “Membaca Budaya Korea lewat Sastra”

Surat Kepada Luqman 1

Kavellania Nona Pamela

Luqman, telah kuterima dan kubaca puisimu dengan untaian kata yang mampu menyihir hatiku menjadi rapuh, serapuh tongkat yang menyebabkan Sulaiman menghembuskan napas terakhirnya akibat termakan rayap. Untung saja aku bukan tongkat, aku masih mampu bertahan dalam kerapuhanku karena setiap bait pada puisi itu tersimpan secuil kehangatan selayak mantel pada musim dingin di Negeri Sakura. Tahukah Luqman, kehangatan itu telah membuaiku ke dalam harapan, padahal begitu takutnya aku memiliki harapan yang nantinya akan membuatku tersayat kembali karena kamu. Continue reading “Surat Kepada Luqman 1”

Mobil Pengantin

Sunlie Thomas Alexander
http://www.jawapos.com/

DULU, setiap pasangan pengantin Tionghoa di kota kecil kami selalu diarak berkeliling dengan mobil. Seingatku mobil itu sedan Mitsu?bishi buatan tahun 70-an, milik seorang pemilik salon yang memang khusus direntalkan untuk keperluan mobil pengantin. Sedan itu biasanya dirias meriah dengan sulur-sulur pita panjang berwarna-warni yang melintang dari depan moncong ke belakang dengan ikatan simpul yang indah di atas atapnya serupa ikatan pita pada kotak kado. Di bagian moncong mobil itu juga dipasangi rangkaian kembang aneka rupa dan sebuah boneka kecil berwujud pengantin perempuan. Continue reading “Mobil Pengantin”

Teks, Konsekuensi, dan Kebenaran

Zakki Amali*
http://www.jawapos.com/

Mitologi hukum karma selalu berlaku dalam kehidupan ini. Siapa menaman, dia menuai. Demikian halnya dalam menulis, siapa menulis dia menuai efeknya. Penulis mau tidak mau akan bersinggungan dengan realitas pembaca. Ketika teks dilempar, maka efek akan muncul.

Pisau analisis untuk membedah fenomena itu dapat mengacu pada formula: kematian penulis (author). Penulis telah mati. Artinya, buah karya penulis, secara lahir dan batin adalah milik khalayak. Melenceng atau tidak penafsiran pembaca atas teks itu sepenuhnya tidak bersangkut-paut terhadap pribadi penulis. Continue reading “Teks, Konsekuensi, dan Kebenaran”

Bahasa ยป