Puisi-Puisi Ach. Nurcholis Majid

oase.kompas.com

Mari Kita Bakar Anjing di Kepalamu dan Benalu di Sekujur Tubuhku

Angin baru saja usai, di tengah lautan, seseorang mengambang menjadi pesta ikan-ikan.
Di halaman, ayam bekisar berperang melawan seekor elang. Satu anaknya hilang dibawa terbang.

Di negeriku, demokrasi menjadi hantu yang membawa lari kemanusiaan. Rakyat seperti orang kencing di pojok pantai. Sambil mematikan rokok, meninggalkan pesing dan mengambil sedikit daun atau lupa membersihkan kelamin.
Mataku panas mengeluarkan api. Continue reading “Puisi-Puisi Ach. Nurcholis Majid”