Sajak-Sajak Agus Kindi

http://www.lampungpost.com/
Pemanggil Embun

rupanya embun masih sudi menyuntingku pagi hari, bukan sebagai kelopak yang baru tumbuh bukan untuk tubuh yang baru bergegas berpacu.
sebab kabut masih menyimpan baik detak waktu dan hujan sesekali datang pada tubir jendela
mungkin entah ada batasnya saat kusampaikan beningnya dengan air mata yang mengisak dalam malam suyi sendiri saat terjaga Continue reading “Sajak-Sajak Agus Kindi”